PEGUBIN,(SWPapua.com)-Memperingati 28 tahun kehadiran otonomi Daerah, pemerintah kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan,gelar upacara bersama di halaman utama kantor bupati Pegunungan Bintang.

Upacara bersama ini digelar dibawah sorotan tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat”.

Menteri Dalam Negeri dalam sambutannya yang di bacakan Wakil Bupati Kris Bakweng Uropmabin ST, mengatakan, perjalanan otonomi Daerah dalam kurun waktu Empat dekade merupakan momentum yang tepat untuk memaknai kembali arti filosofi dan tujuan dari otonomi Daerah.

Otonomi daerah merupakan hak, wewenang dan kewajiban daerah otonom dalam mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat, sebagai mana di atur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 Pemerintah Daerah dengan filosofi otonomi daerah berdasarkan UUD 1945.

Otonomi Daerah juga di rancang untuk mencapai dua tujuan utama yakni kesejahteraan dan demokrasi. Melalui kesejahteraan di arahkan untuk memberikan pelayanan publik Bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintah yang menekankan pada kekhasan Daerah bersangkutan serta memanfaatkan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan.

Sedangkan dari segi demokrasi kebijakan desentralisasi menjadi instrumen pendidikan politik tingkat lokal tentang mempercepat terwujudnya masyarakat Madani dan civil society.

“Kepada daerah yang kemampuan PAD dan fiskalnya baik tetapi IPM-Nya masih rendah, angka kemiskinan masih cukup tinggi dan akses infrastruktur belum baik, perlu kiranya melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa penyusunan program dan kegiatan dalam APBD agar tepat sasaran, efektif dan efisien”

Mendagri juga menghimbau bagi daerah yang masih rendah PAD-Nya, agar melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali potensi yang dapat memberikan nilai tambah, tanpa melanggar hukum dan norma yang ada tanpa memberatkan rakyat.

upacara bersama hari OTDA ke 28 tahun ini  di hadiri  Wakil Bupati Kris Bakweng Uropmabin, Sekda, para asisten dan sebagian Forkopimda, unsur TNI dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah kabupaten Pegunungan Bintang.***

Admin Redaksi 

Admin Redaksi

By Admin